Senin, 15 April 2013



Opt Tanaman Tangga(Mangifera indca L ).
Klasifikasi      : menurut (Cronquist, 1981)
Kingdom                : Plantae
Divisio             : Magnoliophyta
Classis             : Magnopsida
Subclassis       : Rosidae
Ordo                : Sapindales
Familia                        : Arnacardiaceae
Genus             : Mangifera
Species                       : Mangifera indica L.

hama kumbang buah mangga (Sternochetus frigidus Fabr.)
Informasi Umum
Sejak tahun 1987, kumbang bubur mangga telah perlahan-lahan perkebunan mangga infesting di Palawan. Ini dimulai dari kota selatan Bataraza dan telah mencapai bagian selatan Puerto Princesa City. Namun, bagian utara provinsi masih uninfested (De Jesus, 2000). Provinsi Palawan telah ditempatkan di bawah karantina untuk mencegah penyebaran serangga ke lain daerah penghasil mangga negara (De Jesus,. 1998).
Pulp mangga bonggol (Sternochetus frigidus Fabr.) Adalah serangga bertubuh keras kecil yang infests buah mangga. The betina dewasa bertelur pada buah ketika itu adalah tentang ukuran telur ayam. Telur menetas dan larva menanggung ke buah di mana mereka mengalami perkembangan, dari larva ke pupa menjadi dewasa, dalam rentang waktu 32 hari. Dewasa tetap di dalam selama 37 hari. Tujuh puluh persen (70%) dari orang dewasa keluar dari buah dengan membosankan lubang tepat di bawah ruang kepompong. Tidak ada studi yang dipublikasikan belum dilakukan pada perilaku serangga luar buah.
Metode pendeteksian Acoustical telah dilakukan pada buah-buahan seperti pepaya dan mangga. Ini digunakan untuk mendeteksi keberadaan lalat buah (Hansen, 1988 & Sharp, 1988). Instrumen yang digunakan mencapai akurasi setinggi 80%. Namun, metode deteksi bergantung pada suara makan dan bukan pada gerakan yang sebenarnya serangga. Proyek ini bertujuan untuk mengembangkan sebuah alat yang akan mendeteksi keberadaan kumbang daging mangga dengan menggunakan metode akustik, dan antarmuka instrumen untuk komputer mikro. Instrumen akan bergantung pada pergerakan serangga dan bukan pada suara makannya.
hama kumbang (Sternochaetus frigidus) merupakan hama eksotis serius bahwa terowongan ke dalam daging mangga membuat mereka tidak layak untuk makan. Kumbang daging mangga terlihat mirip dengan kumbang biji mangga, tapi makan daging daripada benih.
Kumbang daging mangga saat ini hadir di Asia Tenggara, Bangladesh, Burma, Thailand, Malaysia, utara-timur India, Singapura, Filipina dan Indonesia (termasuk Irian Jaya), namun belum ditemukan di Queensland.

OPT diketahui ada di utara-timur India, Bangladesh, Burma, Thailand, Malaysia, Singapura, Filipina dan Indonesia (termasuk Irian Jaya).


Gejala dan kerusakan
Tidak ada tanda-tanda lahiriah serangan yang jelas sampai bonggol dewasa membosankan keluar dari buah. Untuk memeriksa kutu, buah harus diiris terbuka. Tanda-tanda internal infestasi termasuk terowongan coklat dalam daging dan adanya larva, kepompong atau dewasa.

Siklus hidup
Telur diletakkan pada buah dari mana larva mengembangkan dan terowongan melalui daging membentuk ruang yang berdekatan dengan benih. Dari sana larva masing-masing terus terowongan melalui daging meninggalkan kotoran granular coklat belakang. Larva yang gemuk, berwarna pucat dan tak berkaki, dengan kepala yang didefinisikan dengan baik. Akhirnya berkembang menjadi pupa yang tinggal di ruang cekung dari daging dan berkembang menjadi dewasa. Kumbang dewasa menginap di ruang sampai matang dan muncul dari buah dengan membosankan lubang melalui kulit. Dewasa adalah berbintik-bintik coklat dan sulit untuk membedakan dari biji mangga kumbang (S. mangiferae) yang terjadi di Queensland. Benih bonggol mangga dapat dibedakan oleh kebiasaan makan nya dalam biji mangga daripada daging.

Karantina
Layanan Karantina dan Inspeksi Australia melarang impor mangga ke Australia dari daerah di mana bonggol mangga diketahui ada. Ada kemungkinan bahwa OPT bisa masuk Queensland dalam buah mangga impor ilegal, terutama karena seringkali tidak ada tanda-tanda eksternal dari kutu.

reverensi


Nama kelompok17
1.       Yosdacrianus Suhardi. Dosen PA Ir. Jenny E.R. Markus, M.App.Sc
2.       Yosephus M.I. Tang . Dosen PA Ir. Jenny E.R. Markus, M.App.Sc
3.       Yudi Werwanto Kaka. Dosen PA Ir. Jenny E.R. Markus, M.App.Sc
4.    Yuliana H.L. Djami Dosen PA Ir. A.E.P. Fanggidae 17  

Tidak ada komentar:

Posting Komentar